Perbandingan · Terbit · Diperbarui

Mendaftarkan QRIS langsung ke bank atau menerimanya lewat agregator: satu QR untuk semua pembeli, atau satu kode untuk satu pesanan

Keduanya berujung pada kode QRIS yang bisa dipindai dari aplikasi dompet digital dan mobile banking yang sama, jadi dari sisi pembeli perbedaannya nyaris tidak terasa. Yang berbeda adalah apa yang didaftarkan, bentuk kode yang keluar dari pendaftaran itu, dan bentuk catatan yang tertinggal setelah uangnya masuk. Perbedaan terakhir inilah yang menentukan, dan dia muncul jauh sebelum soal tarif.

Kami membangun Kasera Pay, yang berada di sisi agregator, jadi kepentingannya jelas ada di satu sisi. Halaman ini karena itu ditulis sebagai daftar perbedaan beserta keadaan yang membuat tiap jalur menang, termasuk keadaan yang membuat mendaftar langsung ke bank adalah jawaban yang benar dan produk ini tidak diperlukan sama sekali.

Yang sebenarnya didaftarkan pada tiap jalur

Mendaftar QRIS langsung ke bank berarti membuka hubungan merchant dengan satu penyelenggara jasa pembayaran berlisensi, yaitu bank itu sendiri. Hasilnya adalah identitas merchant pada jaringan QRIS beserta satu kode QR yang mewakili identitas tersebut. Syarat, berkas, lama proses, dan tarifnya ditetapkan tiap bank sendiri dan berbeda-beda, sehingga satu-satunya sumber yang layak dipercaya adalah halaman resmi bank yang bersangkutan, bukan rangkuman pihak ketiga termasuk halaman ini.

Mendaftar lewat agregator berarti membuka satu akun pada penyelenggara yang sudah memegang izin dan hubungan ke jaringan, lalu menerbitkan kode lewat akun tersebut. Yang dibeli bukan koneksi teknisnya, melainkan izin beserta kontrak yang menempel padanya, dan hitungan lengkap tentang apa saja isi paket itu ada di perbandingan agregator dan integrasi bank langsung. Pada Kasera Pay, pendaftarannya tidak menuntut badan usaha berbentuk PT: verifikasinya melekat pada satu orang beserta identitasnya, sehingga perorangan dan usaha tanpa badan hukum bisa mendaftar sendiri. Contoh penyelenggara yang memegang izin penyedia jasa pembayaran sendiri dan menjual QRIS langsung ke merchant, beserta syarat pendaftarannya, ada di perbandingan Kasera Pay dan YUKK.

Perbedaan yang menentukan: satu QR untuk semua, atau satu kode untuk satu pesanan

QR merchant yang didaftarkan ke bank umumnya berbentuk statis: satu kode dicetak sekali, ditempel, dan dipakai semua pembeli untuk semua nominal. Pembeli mengetik sendiri jumlah yang dibayar. Catatan yang masuk karena itu hanya berisi nominal, nama pengirim, dan waktu, dan tidak ada kolom apa pun yang menghubungkannya ke pesanan tertentu.

Selama kasir berdiri di depan QR itu, kekurangan tersebut tidak terasa, karena kasir melihat layar pembeli dan mendengar notifikasi masuk pada saat yang sama. Kekurangannya muncul begitu pembeli tidak berada di depan mata: dua pesanan seharga sama pada jam yang sama tidak bisa dipisahkan, dan pembayaran dari rekening keluarga tidak cocok dengan nama pemesan. Bentuk kegagalan itu selengkapnya, termasuk kenapa trik menambahkan tiga digit unik di belakang harga hanya tambalan, dibahas di panduan menerima QRIS tanpa website.

Kode yang diterbitkan agregator berbentuk dinamis: nominal sudah terkunci di dalam kode, kode itu berlaku untuk satu pembayaran saja, dan pembayaran tersebut punya status sendiri yang berubah menjadi succeeded ketika lunas. Cocok atau tidaknya sebuah pembayaran dengan sebuah pesanan tidak lagi ditebak dari nominal, melainkan sudah ditetapkan pada saat kodenya dibuat.

Perbandingannya berdampingan

Daftar langsung ke bankLewat agregator
Bentuk kodeQR merchant statis, dicetak sekaliKode dinamis, satu per pembayaran
NominalDiketik pembeliDikunci penjual saat pembuatan
Status per pesananTidak ada, dibaca dari mutasiAda, berubah sendiri saat lunas
Pemberitahuan otomatisBergantung fasilitas bankWebhook bertanda tangan ke sistem sendiri
Tujuan uangRekening di bank tersebutSaldo, lalu dicairkan ke rekening
Biaya pencairanTidak ada tersendiriRp 3.000 per pencairan di Kasera Pay
Metode lainHanya QRISQRIS dan Virtual Account tujuh bank

Daftar metode yang benar-benar aktif hari ini selalu tercantum di dokumentasi metode pembayaran, dan baris terakhir tabel di atas adalah alasan paling umum orang berpindah: pembeli korporat dan pembeli bernominal besar lebih sering memilih Virtual Account daripada memindai QR, dan jalur bank yang berbentuk QRIS saja tidak punya jawaban untuk mereka.

Ke mana uangnya masuk, dan kapan

Ini kekalahan yang jujur dari sisi agregator, dan sebaiknya dihitung sebelum berpindah. QRIS yang didaftarkan langsung ke bank menyelesaikan ke rekening di bank tersebut, tanpa langkah pencairan tersendiri dan tanpa biaya pencairan tersendiri. Lewat agregator, pembayaran yang berhasil menambah saldo lebih dulu, dan saldo itu berpindah ke rekening menurut jadwal yang dipilih.

Pada Kasera Pay, biayanya Rp 3.000 per pencairan dengan minimum pencairan Rp 10.000, dan rangkaian lengkap dari lunas sampai uang duduk di rekening ada di panduan pencairan dana. Angka Rp 3.000 itu adalah biaya per pencairan dan bukan biaya per transaksi, sehingga mencairkan sekali seminggu jauh lebih hemat daripada mencairkan tiap hari. Rekening tujuannya pun harus atas nama yang sama dengan identitas yang diverifikasi, jadi pencairan ke rekening atas nama orang lain bukan susunan yang tersedia pada jalur ini.

Biaya, dan bagian yang tidak ditentukan oleh siapa pun dari kedua sisi

MDR QRIS ditetapkan pada sisi jaringan pembayaran menurut kategori merchant, bukan ditetapkan sendiri oleh bank atau oleh agregator, sehingga komponen itu tidak banyak berbeda antara dua jalur ini. Rinciannya per kategori ada di artikel biaya QRIS 2026. Yang berbeda adalah apa yang ditambahkan di atasnya, dan di situ perbandingan angka hanya sah kalau tarif banknya dibaca dari halaman resmi bank tersebut pada hari yang sama.

Sisi Kasera Pay bisa disebutkan dengan pasti: tidak ada biaya pendaftaran dan tidak ada biaya bulanan, yang dikenakan adalah tarif QRIS 0,7 persen ditambah biaya Kasera Rp 250 per transaksi berhasil. Virtual Account Rp 5.000 per transaksi. Angka yang berlaku hari ini selalu tercantum di halaman harga.

Satu hal yang berubah sejak 1 Oktober 2026, dan belum mengubah tarif Kasera Pay: Bank Indonesia memberlakukan MDR QRIS 0 persen sampai Rp 100.000 untuk kategori usaha kecil, menengah, dan besar mulai 1 Oktober 2026, dan sampai Rp 500.000 untuk usaha mikro. Ketentuan itu berlaku pada jaringan pembayaran, sedangkan diteruskan atau tidak ke tarif merchant adalah keputusan tiap penyedia. Tarif QRIS Kasera Pay tetap 0,7 persen ditambah Rp 250 sampai diumumkan lain dengan pemberitahuan 30 hari sebagaimana diatur syarat layanan.

Kapan jalur bank benar-benar cukup

Tiga keadaan membuat mendaftar langsung ke bank menjadi jawaban yang benar, dan menambahkan agregator di atasnya hanya menambah biaya tanpa menambah apa pun.

Sebaliknya, begitu pesanan datang dari percakapan, dari media sosial, atau dari sebuah aplikasi, jalur bank kehabisan kemampuan pada titik yang sama setiap kali: tidak ada cara mengetahui pesanan mana yang sudah dibayar tanpa seseorang membaca mutasi dan menebak.

Menjalankan keduanya berdampingan

Keduanya tidak saling meniadakan, dan untuk usaha yang punya tempat sekaligus melayani pesanan jarak jauh, gabungan itu sering paling masuk akal: QR bank menempel di meja untuk pembeli yang datang, tautan pembayaran untuk pesanan yang datang dari percakapan. Contoh pembagiannya untuk satu jenis usaha, lengkap dengan hitungan per gelas, ada di panduan pembayaran untuk kedai kopi dan kafe.

Satu syarat menyertainya. Uang dari kedua jalur berakhir di rekening bank yang sama, sementara catatannya lahir di dua tempat yang berbeda, sehingga total harian harus menyebutkan sumbernya atau satu pembayaran akan terhitung dua kali. Urutan menutup hari yang menangani hal ini ada di panduan rekonsiliasi harian toko online.

Mencoba jalur agregator juga tidak menuntut penutupan apa pun: QR bank yang sudah tercetak boleh tetap menempel, dan tautan pembayaran dipakai untuk pesanan yang datang dari jauh.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah perlu mendaftar QRIS ke bank kalau sudah menerima QRIS lewat agregator?

Tidak perlu, karena kode yang diterbitkan agregator sudah kode QRIS yang bisa dibayar dari aplikasi dompet digital dan mobile banking mana pun yang mendukung QRIS. Mendaftar ke bank menjadi masuk akal hanya kalau yang dibutuhkan adalah bentuk yang tidak diterbitkan agregator, yaitu QR merchant statis yang dicetak sekali dan ditempel di meja untuk dibayar dengan nominal yang diketik pembeli sendiri.

Apa bedanya QR yang bisa dicetak dari dashboard dengan QRIS statis dari bank?

QRIS statis dari bank membawa identitas merchant saja, sehingga satu kode yang sama dipakai semua pembeli untuk semua nominal dan pencocokan ke pesanan dilakukan manual dari mutasi. QR yang dicetak dari dashboard Kasera Pay bukan QRIS statis melainkan QR tautan: hasil pindaiannya membuka halaman pembayaran, pembayar mengisi nominal di sana, lalu QRIS dinamis diterbitkan untuk satu pembayaran itu saja dan statusnya berdiri sendiri. Cetakannya karena itu bisa dipakai berulang tanpa kehilangan pencatatan per transaksi.

Apakah uang dari QRIS lewat agregator masuk lebih lambat daripada QRIS bank?

Umumnya ya, dan ini kekalahan yang jujur dari sisi agregator. QRIS yang didaftarkan langsung ke bank menyelesaikan ke rekening di bank tersebut tanpa biaya pencairan tersendiri. Lewat agregator, pembayaran yang berhasil menambah saldo lebih dulu, lalu saldo itu dicairkan menurut jadwal, dengan biaya Rp 3.000 per pencairan dan minimum Rp 10.000 pada Kasera Pay. Yang ditukar dengan jeda itu adalah status per pembayaran.

Apakah dua jalur ini bisa dijalankan berdampingan?

Bisa, dan untuk usaha yang punya tempat sekaligus melayani pesanan jarak jauh, gabungan itu sering yang paling masuk akal. Syaratnya satu: total harian harus menyebutkan sumbernya, karena uang kedua jalur berakhir di rekening yang sama sementara catatannya lahir di dua tempat. Tanpa itu, satu pembayaran mudah terhitung dua kali.

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store