Perbandingan · Terbit · Diperbarui

Kasera Pay vs Prismalink: gateway berlisensi Bank Indonesia yang meminta NPWP, perjanjian kerja sama, dan membuka hanya Virtual Account untuk akun perorangan, melawan QRIS dan Virtual Account bertarif tetap yang bisa dipakai perorangan tanpa NPWP

Jawaban singkatnya: untuk usaha berbadan hukum yang membutuhkan Virtual Account BCA, gerai ritel, atau plugin Magento dan OpenCart, Prismalink menawarkan lebih banyak, dan tarif Virtual Account yang tercantum di situsnya lebih rendah. Untuk perorangan, keadaannya terbalik: pusat bantuan Prismalink mewajibkan NPWP dan menyebut akun individu hanya bisa memakai Virtual Account, sedangkan Kasera Pay memverifikasi perorangan dengan KTP dan selfie lalu membuka QRIS dan Virtual Account sekaligus. Seluruh keterangan tentang Prismalink di halaman ini dibaca dari prismalink.co.id, halaman produk dan harga, dan pusat bantuannya di support.prismalink.co.id pada 15 Oktober 2026, saat artikel ini ditulis. Ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.

Siapa Prismalink

Halaman tentang kami menyebut PT Prismalink International berdiri sejak 2011, dan pusat bantuannya mencantumkan izin payment gateway dari Bank Indonesia lewat surat nomor 22/130/DKSP/Srt/B tertanggal 19 Februari 2020. Produknya Virtual Account, QRIS, dompet digital, gerai ritel, paylater, debit instan bernama Debitin, Payment Link, dan PPOB. Merek dasbornya Plink. Pendaftarannya dibagi dua jalur sejak tombol pertama: Individu untuk yang belum berbadan hukum, Perusahaan untuk yang sudah.

Dari daftar sampai menerima uang

Dokumen yang diminta pusat bantuan Prismalink untuk akun individu adalah KTP dan NPWP. Untuk akun perusahaan: KTP direktur, NPWP usaha, akta pendirian dan perubahan, SK Menteri Kehakiman, surat keterangan domisili, tanda daftar perusahaan, SIUP, dan perizinan pendukung bila diperlukan. Pertanyaan “apakah saya bisa membuat akun jika tidak memiliki NPWP?” dijawab dengan saran membuat NPWP di KPP terdekat. Syarat promo di halaman harganya juga menyebut penyelesaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) paling lama 21 hari kerja sejak registrasi. Halaman info registrasi individu dan perusahaan di merchant.plinkpay.co.id menjawab galat database saat dibuka untuk artikel ini, jadi langkah di dalam dasbornya tidak bisa dibaca.

Bagian yang paling menentukan untuk penjual perorangan ada di FAQ akun: “Untuk saat ini akun individu hanya dapat menggunakan metode pembayaran virtual account.” Daftar metode untuk akun perusahaan berisi Debitin, Virtual Account, dan Indomaret, ditambah channel lain yang tidak dibandingkan di sini. QRIS tidak disebut di kedua jawaban itu walaupun ada di halaman produk dan harga, jadi ketersediaannya per jenis akun perlu ditanyakan langsung.

Di Kasera Pay, akun perorangan diverifikasi dengan KTP dan selfie; NPWP Perusahaan hanya diminta saat mendaftar sebagai badan usaha, bersama SK Pendirian, SK Pernyataan, dan NIB. Rinciannya ada di dokumentasi verifikasi. Sebelum terverifikasi, akun sudah bisa membuat 10 permintaan pembayaran dengan total Rp 1.000.000, dan mode tes dengan API key tes bisa dipakai sejak hari pertama. Tidak ada perjanjian kerja sama terpisah yang harus ditandatangani. Siapa yang sebenarnya perlu badan usaha untuk menerima pembayaran dibahas di panduan payment gateway tanpa PT.

Channel pembayaran: Prismalink lebih lebar

ChannelPrismalinkKasera Pay
Virtual AccountMandiri, BRI, BNI, Permata, Maybank, Danamon, CIMB Niaga, OCBC NISP, dan BCA setelah menghubungi timnyaBRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, Maybank
QRISAda di halaman produk; tidak disebut di FAQ metode per jenis akunAda, untuk akun perorangan maupun badan usaha
Dompet digital langsungAda, dengan MDR OVO 1,5% sampai 3,18%Tidak ada; dibayar lewat QRIS
Gerai ritelIndomaret dan AlfamartTidak ada
Paylater dan debit instanAdaTidak ada
Plugin toko onlineWooCommerce, Magento, PrestaShop, OpenCart; Shopify disebut segera hadirWooCommerce, ditambah SDK resmi PHP dan JavaScript

Jumlah bank Virtual Account-nya ditulis berbeda di tiga tempat: beranda menyebut sepuluh bank, halaman produk Virtual Account delapan, dan daftar harga memuat sembilan nama. FAQ-nya menyebut tujuh bank langsung aktif setelah pendaftaran online, tanpa BRI, dan BCA diaktifkan dengan menghubungi tim. Prismalink juga menerima jenis channel lain yang tidak dibandingkan di sini.

Biaya: tarif sebelum PPN melawan satu angka

Tautan “Harga” di menu utama prismalink.co.id menjawab 404 saat artikel ini ditulis. Daftar harga yang masih bisa dibuka berjudul “Harga Promo April”, dengan syarat promo yang berlaku untuk merchant baru sampai 30 April 2026. Isinya: Virtual Account Rp 4.000 per transaksi untuk Mandiri, BRI, BNI, Permata, Maybank, Danamon, CIMB Niaga, dan OCBC NISP, serta Rp 5.000 untuk BCA, sudah termasuk fee bank; QRIS 0,7%; paylater 2%; dompet digital 1,5% sampai 3,18%; Alfamart Rp 5.000. FAQ harganya menambahkan bahwa harga belum termasuk PPN, dan bahwa tidak ada biaya bulanan maupun biaya tambahan selain biaya per transaksi sukses.

Di Kasera Pay, QRIS dikenai 0,7% + Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil, dan halaman biaya menulis bahwa PPN tidak ditambahkan lagi. Untuk pembayaran Rp 150.000 sebagai ilustrasi, dengan angka promo Prismalink dan PPN dihitung 11%:

Pembayaran Rp 150.000 (ilustrasi)PrismalinkKasera Pay
Virtual Account selain BCARp 4.000 + PPN Rp 440 = Rp 4.440Rp 5.000
Virtual Account BCARp 5.000 + PPN Rp 550 = Rp 5.550Tidak tersedia
QRISRp 1.050 + PPN Rp 116 = Rp 1.166, kalau QRIS tersedia untuk akunnyaRp 1.300

Pada angka yang tercantum, Prismalink lebih murah per transaksi. Selisihnya kecil pada Virtual Account, Rp 560 per pembayaran atau Rp 112.000 pada 200 pembayaran sebulan, dan bergantung pada angka promo yang tanggalnya sudah lewat. Cara pembayarannya juga berbeda: FAQ Prismalink menyebut pemotongan biaya dilakukan sesuai perjanjian kerja sama dan tagihan dikirim setiap bulan paling lambat minggu kedua. Kasera Pay memotong biaya dari setiap pembayaran saat itu juga, jadi yang tampil di dasbor sudah angka bersih dan tidak ada tagihan yang datang belakangan.

Uang keluar dan akses tim

FAQ Prismalink menulis bahwa penarikan dana untuk saat ini belum dapat dilakukan melalui akun Plink, dan bahwa mendaftarkan lebih dari satu rekening pencairan dimungkinkan kalau dituliskan di PKS. Akun juga hanya bisa diakses oleh satu orang dalam satu waktu, dan keluar otomatis setelah lima menit tidak aktif.

Di Kasera Pay, saldo yang siap dicairkan dikirim ke rekening yang sudah diverifikasi sesuai jadwal pilihan pemilik, harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual, dengan biaya Rp 3.000 per pencairan dan minimum Rp 10.000 diterima di rekening. Pemilik bisa mengundang anggota tim berperan Staf atau Developer dengan login masing-masing; Staf bisa membuat dan membatalkan tagihan tetapi tidak bisa mencairkan atau mengganti rekening, seperti dirinci di dokumentasi tim.

Integrasi

Dari halaman publiknya, Prismalink memakai API ID dan API Key untuk autentikasi, menyediakan fitur demo tetapi bukan akun demo, dan menawarkan Payment Link bagi yang tidak punya situs web. Dokumentasi API-nya tidak tertaut dari halaman yang dibaca, jadi format callback dan aturan pengulangannya tidak dibandingkan di sini. Kasera Pay memakai API key bearer, header Idempotency-Key untuk mencegah tagihan ganda, dan webhook bertanda tangan Kasera-Signature yang dicoba ulang sampai tujuh kali dalam sekitar 33 jam, seperti dirinci di dokumentasi webhook.

Cara memutuskan

Sebelum memutuskan atas dasar biaya, minta penawaran tertulis dari Prismalink untuk jenis akun yang akan dipakai. Daftar harga yang terbuka di situsnya berlabel promo yang sudah lewat, dan angka itu yang dipakai di halaman ini.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah perorangan tanpa NPWP bisa mendaftar di Prismalink?

Menurut pusat bantuannya, tidak. Dokumen untuk akun individu adalah KTP dan NPWP, dan pertanyaan tentang akun tanpa NPWP dijawab dengan saran membuat NPWP lebih dulu di KPP terdekat. Kasera Pay memverifikasi pemilik akun perorangan dengan KTP dan selfie; NPWP hanya diminta untuk pendaftaran sebagai badan usaha, dalam bentuk NPWP Perusahaan.

Mana yang lebih murah untuk Virtual Account?

Di atas kertas, Prismalink. Daftar harga yang dibaca pada 15 Oktober 2026 mencantumkan Rp 4.000 per transaksi untuk Virtual Account selain BCA dan Rp 5.000 untuk BCA, belum termasuk PPN. Dengan PPN 11%, Rp 4.000 menjadi Rp 4.440, masih di bawah Rp 5.000 milik Kasera Pay yang sudah termasuk seluruh potongan. Dua catatan: halaman itu berlabel promo April yang berlaku sampai 30 April 2026, dan pusat bantuannya menyebut pemotongan biaya mengikuti perjanjian kerja sama, jadi angka yang benar-benar berlaku hanya bisa dipastikan dari penawaran Prismalink sendiri.

Apakah Kasera Pay menerima Virtual Account BCA dan pembayaran di Indomaret atau Alfamart?

Tidak. Virtual Account Kasera Pay tersedia di BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank, ditambah QRIS yang bisa dipindai dari aplikasi bank atau dompet digital apa pun yang mendukungnya. Prismalink mencantumkan Virtual Account BCA, aktif setelah menghubungi timnya, serta Indomaret dan Alfamart. Kalau pembeli banyak yang hanya mau membayar ke BCA atau membayar tunai di gerai, itu kekalahan yang nyata bagi Kasera Pay.

Bandingkan dengan gateway lain

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store