Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Pakasir: biaya, apakah aman, dan perbandingannya dengan Kasera Pay
Pakasir adalah layanan link pembayaran untuk menerima QRIS dan Virtual Account, dikelola PT Geksa. Pakasir bukan payment gateway: menurut F.A.Q di beranda Pakasir, dana disimpan dan diproses oleh payment gateway berizin Bank Indonesia yang mereka gunakan, tetapi nama gateway itu tidak disebut. Tarifnya QRIS 0,7% + Rp 310 (1% di atas Rp 105.000) dan Virtual Account Rp 3.500 di sembilan bank.
| Per 4 November 2026 | Pakasir | Kasera Pay |
|---|---|---|
| Pengelola | PT Geksa | PT Kasera Technologies Indonesia |
| Pemegang dana | Payment gateway berizin BI, tidak disebut namanya | Penyedia jasa pembayaran berlisensi |
| QRIS | 0,7% + Rp 310; di atas Rp 105.000 menjadi 1% | 0,7% + Rp 250; di atas Rp 1.000.000 menjadi 1% |
| Virtual Account | Rp 3.500, sembilan bank (tanpa Mandiri, Permata, BCA) | Rp 5.000, tujuh bank (termasuk Mandiri dan Permata, tanpa BCA) |
| Dana bisa dicairkan | Hari berikutnya pukul 12.00 WIB | Setelah diproses bank pada hari kerja berikutnya |
| Penarikan | Pilihan gratis dan berbayar, 5 sampai 30 menit, Senin sampai Sabtu dan hari libur nasional | Rp 3.000 per pencairan, dikirim Senin sampai Sabtu pukul 13.00–14.00 WIB |
| KYC | Wajib, foto KTP dan rekening atas nama sendiri, 1 sampai 3 hari | Wajib, KTP dengan selfie dan rekening pencairan atas nama sendiri |
Ringkasnya: Kasera Pay lebih murah di QRIS untuk setiap nominal sampai Rp 1.000.000, dan punya Virtual Account Mandiri dan Permata yang tidak ada di Pakasir. Pakasir lebih murah di Virtual Account pada bank yang ada di kedua sisi, dan penarikannya punya pilihan gratis.
Apakah Pakasir aman dan resmi?
Jawaban Pakasir sendiri atas pertanyaan itu: Pakasir dikelola oleh PT Geksa yang sudah berbadan hukum, dan memakai payment gateway resmi yang berizin BI dan terdaftar di PSE Komdigi. Jadi izin yang disebut adalah milik gateway mitranya, bukan milik Pakasir. Itu bentuk yang umum untuk agregator, tetapi selama nama mitranya tidak disebut, klaim izin itu tidak bisa diperiksa dari luar.
Izin penyelenggara jasa pembayaran dikeluarkan Bank Indonesia dan bisa dicari di Daftar Lembaga Berizin Bank Indonesia. Pendaftaran PSE di Komdigi adalah pendaftaran sistem elektronik, bukan izin jasa pembayaran. Tiga pemeriksaan sebelum menaruh omzet di agregator mana pun, termasuk Pakasir dan Kasera Pay:
- Tanyakan nama mitra berlisensi yang memegang dana, lalu cari nama itu di daftar Bank Indonesia.
- Cocokkan nama badan hukum di syarat layanan dengan nama pengirim di mutasi pencairan pertama.
- Pastikan ada aturan tertulis tentang kapan saldo bisa dicairkan dan apa yang terjadi pada saldo kalau akun ditutup.
Syarat KYC Pakasir, menurut halaman FAQ-nya yang bertanggal pembaruan 23 Oktober 2026: wajib tanpa pengecualian, butuh foto KTP dan rekening bank atau e-wallet yang sesuai KTP, dan disetujui dalam 1 sampai 3 hari termasuk hari libur. Pengguna yang belum punya KTP tidak bisa memakai Pakasir. Syarat yang sama di beberapa penyedia lain dibandingkan di panduan payment gateway tanpa PT.
Halaman ini ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri. Supaya tetap adil, setiap angka Pakasir dikutip dari situs publik mereka: halaman Biaya di pakasir.com/p/pricing dibaca ulang pada 4 November 2026, saat bertanggal pembaruan 24 Oktober 2026; panduan API v2 (membuat transaksi dan webhook) dibaca pada 26 September 2026. Angka Kasera Pay ada di halaman harga Kasera Pay.
Tarif QRIS: selisihnya kecil di bawah, melebar di atas
Pakasir menerbitkan tarif per metode: QRIS 0,7 persen ditambah Rp 310, dengan catatan bahwa untuk nominal di atas Rp 105.000 tarifnya menjadi 1 persen tanpa komponen tetap. Kasera Pay menerbitkan biaya Kasera Rp 250 per transaksi dengan tarif QRIS 0,7 persen. Dua struktur itu punya komponen persen yang sama pada nominal kecil, sehingga yang menentukan adalah komponen tetapnya.
| Nominal QRIS | Kasera Pay (0,7% + Rp 250) | Pakasir | Selisih |
|---|---|---|---|
| Rp 10.000 | Rp 320 | Rp 380 | Rp 60 |
| Rp 50.000 | Rp 600 | Rp 660 | Rp 60 |
| Rp 100.000 | Rp 950 | Rp 1.010 | Rp 60 |
| Rp 250.000 | Rp 2.000 | Rp 2.500 | Rp 500 |
| Rp 500.000 | Rp 3.750 | Rp 5.000 | Rp 1.250 |
| Rp 1.000.000 | Rp 7.250 | Rp 10.000 | Rp 2.750 |
Di bawah Rp 105.000 selisihnya tetap Rp 60 per transaksi, yaitu jarak antara dua komponen tetap. Pada 500 transaksi sebulan, itu Rp 30.000, cukup kecil untuk kalah oleh pertimbangan lain. Dari Rp 105.000 sampai Rp 1.000.000 selisihnya tumbuh mengikuti nominal, karena tarif 1 persen tumbuh lebih cepat daripada 0,7 persen. Untuk penjual bernominal ratusan ribu, di situlah keputusan biayanya berada. Di atas Rp 1.000.000 selisihnya hilang: sejak 26 Oktober 2026 Kasera Pay mengenakan 1% dari seluruh nominal, sama dengan Pakasir, menurut halaman biaya.
Satu catatan yang berlaku untuk keduanya: sejak 1 Oktober 2026 MDR QRIS 0 persen diperluas ke merchant kecil, menengah, dan besar untuk transaksi sampai Rp 100.000, menurut siaran pers Bank Indonesia No. 28/159/DKom, sedangkan angka 0,7 persen di tabel ini adalah tarif yang diterbitkan masing-masing penyedia, bukan MDR itu sendiri. Rinciannya, termasuk pengaruhnya pada tarif efektif, ada di tulisan tentang biaya QRIS 2026. Bagaimana masing-masing penyedia meneruskan perubahan itu perlu ditanyakan langsung ke penyedianya.
Virtual Account: daftar banknya berbeda, bukan lebih panjang
| Bank | Kasera Pay | Pakasir |
|---|---|---|
| Mandiri, Permata | Aktif | Tidak tercantum |
| BRI, BNI, CIMB Niaga, Maybank, Danamon | Aktif | Tersedia, Rp 3.500 |
| BNC, BSI, Muamalat, OCBC | Tidak tersedia | Tersedia, Rp 3.500 |
Bobot dua kolom itu tidak sama. Mandiri termasuk bank dengan nasabah perorangan terbanyak di Indonesia, dan hanya ada di kolom kiri, bersama Permata. BCA tidak ada di kedua sisi: Pakasir tidak mencantumkannya, dan Kasera Pay tidak lagi menawarkannya sejak 13 Oktober 2026. Sebaliknya, BNC, BSI, Muamalat, dan OCBC hanya ada di kolom kanan, dan dua di antaranya, BSI dan Muamalat, adalah bank syariah. Permata, Artha Graha, dan Sampoerna, yang masih tercantum saat halaman Biaya Pakasir dibaca 26 September 2026, tidak lagi ada di versi bertanggal 13 Oktober 2026, dan daftar bertanggal 24 Oktober 2026 masih sama. Daftar metode Kasera Pay yang berlaku hari ini selalu bisa dicek di dokumentasi metode pembayaran.
Tarif Virtual Account bisa dibandingkan sejelas tabel QRIS di atas, karena kedua sisi menerbitkannya. Kasera Pay memasang satu angka untuk ketujuh banknya, yaitu Rp 5.000 per transaksi, tercantum di halaman harga. Pakasir memasang Rp 3.500 untuk kesembilan bank di daftarnya, per halaman Biaya mereka yang dibaca ulang 4 November 2026. Jadi pada lima bank yang sama-sama tersedia (BRI, BNI, CIMB Niaga, Maybank, dan Danamon), Pakasir lebih murah Rp 1.500 per transaksi; sebaliknya Mandiri dan Permata tidak ada di daftar Pakasir, sehingga untuk pembeli yang meminta kedua bank itu perbandingan tarifnya tidak terjadi sama sekali. Tarif per metode yang benar-benar aktif di sebuah akun tetap dikembalikan GET /v1/payment_methods dan terbaca di dashboard.
Pencairan
Pakasir menerbitkan jadwalnya di beranda dan halaman FAQ: transaksi yang berhasil masuk ke saldo pada hari berikutnya pukul 12.00 WIB dan tidak bisa dipercepat, penarikan diproses sekitar 5 sampai 30 menit pada jam dan hari kerja, dan hari kerjanya Senin sampai Sabtu, dengan hari libur nasional tetap beroperasi. Mereka juga menyebut adanya pilihan penarikan gratis di samping yang berbayar, tanpa menerbitkan biaya pilihan berbayarnya. Rekening atau e-wallet tujuan harus atas nama yang sama dengan KTP, dan e-wallet harus versi premium.
Di Kasera Pay, pencairan mengikuti jadwal yang dipilih merchant dan dikenai Rp 3.000 per pencairan seperti tercantum di syarat layanan. Sejak 27 Oktober 2026 jam kirimnya diterbitkan di dokumentasi pencairan: Senin sampai Sabtu pukul 13.00–14.00 WIB, permintaan bisa dibuat kapan saja, dan tidak ada pengiriman di hari Minggu. Keduanya tidak mengirim di hari Minggu. Untuk merchant yang butuh uang cair di luar jam 13.00–14.00 WIB atau pada hari libur nasional, penarikan Pakasir yang diproses dalam hitungan menit adalah keunggulan nyata, dan biaya Rp 3.000 per pencairan membuat pencairan bernilai kecil mahal secara rasio.
Integrasi: satu URL versus satu create
| Hal | Kasera Pay | Pakasir |
|---|---|---|
| Tanpa menulis kode | Tautan pembayaran dan halaman pembayaran dibuat dari dashboard, tanpa perlu website | URL berpola /pay/{slug}/{amount}?order_id=, cukup ditempel di situs sendiri |
| Letak kunci API | Header Authorization: Bearer | Di header X-Api-Key pada API v2; panduan v1 yang menaruhnya di body dijadwalkan berhenti 20 Oktober 2026 |
| Anti tagihan ganda | Header Idempotency-Key, create yang diulang mengembalikan pembayaran yang sama | Create di API v2 bersifat find or create: body yang sama mengembalikan respons yang sama. Tidak ada header kunci idempotency terpisah. |
| Webhook | payment.paid, payment.expired, dan payment.failed, ditandatangani HMAC-SHA256 di Kasera-Signature-V1 dengan id event di Kasera-Event-Id | POST berisi status completed. Header X-Secret berisi secret proyek untuk memastikan webhook berasal dari Pakasir; bukan tanda tangan HMAC atas isi pesan, jadi isi yang diubah di tengah jalan tidak terdeteksi dari header itu |
| Pengujian | Mode tes dengan kunci kp_test_ terpisah dan endpoint simulasi pembayaran | Mode sandbox dengan endpoint simulasi pembayaran |
| Plugin siap pasang | WooCommerce, checkout block maupun shortcode | WooCommerce, Easy Digital Downloads, FluentCart |
Dua baris di tengah itu yang paling menentukan bagi developer. Header X-Secret Pakasir menunjukkan pengirimnya memegang secret proyek, tetapi nilainya sama di setiap pengiriman dan tidak dihitung dari isi pesan. Tanda tangan Kasera Pay dihitung atas timestamp dan isi pesan, jadi isi yang diubah gagal diverifikasi. Di sisi create, dokumentasi API v2 Pakasir menyebut pemanggilan berulang dengan parameter dan body yang sama selalu mengembalikan respons yang sama, sehingga retry dengan body yang identik tidak membuat transaksi kedua. Di Kasera Pay hanya header Idempotency-Key yang mencegah duplikat, sedangkan external_id dan merchant_ref hanya label yang disimpan dan bisa difilter, dan alasannya dibahas lengkap di tagihan ganda dan Idempotency-Key. Bentuk webhook dan cara memverifikasi tanda tangannya ada di dokumentasi webhook.
Untuk toko WooCommerce, keduanya sama-sama tinggal pasang plugin. plugin Kasera Pay ada di GitHub, dan langkah pemasangannya ada di dokumentasi plugin WooCommerce. Pakasir juga menyediakan plugin Easy Digital Downloads dan FluentCart; untuk dua platform itu, integrasi Kasera Pay masih lewat API.
Yang belum ada di Kasera Pay
- Plugin Easy Digital Downloads dan FluentCart. Plugin WooCommerce sudah ada.
- BNC, BSI, Muamalat, dan OCBC. Tujuh bank menutup sebagian besar kebutuhan, tetapi bukan semuanya.
- Penarikan dalam hitungan menit. Pakasir menulis 5 sampai 30 menit pada jam kerja; Kasera Pay mengirim pencairan sekali sehari, pukul 13.00–14.00 WIB.
- Pilihan pencairan tanpa biaya. Pencairan Kasera Pay Rp 3.000 per pencairan, dan itu terasa pada saldo kecil.
- Tarif Virtual Account lebih murah pada bank yang mereka daftar. Rp 3.500 lawan Rp 5.000, selisih Rp 1.500 per transaksi, selama pembeli tidak meminta Mandiri atau Permata.
Cara memilih tanpa bertele-tele
- Toko WooCommerce yang ingin selesai sore ini tanpa menulis kode: dua-duanya punya plugin, jadi bandingkan tarifnya saja.
- Rata-rata transaksi ratusan ribu ke atas dan channel utamanya QRIS: hitungan biaya berpihak ke Kasera Pay, dan selisihnya tumbuh mengikuti nominal.
- Pembeli meminta Virtual Account Mandiri atau Permata: hanya ada di Kasera Pay, dan itu biasanya menutup perdebatan.
- Sistem sendiri yang memproses pesanan otomatis: webhook yang ditandatangani atas isi pesannya bisa dipercaya tanpa panggilan konfirmasi ulang, dan create yang diulang dengan
Idempotency-Keyyang sama tidak pernah menjadi pembayaran kedua. - Butuh mencairkan saldo sesering mungkin dengan nominal kecil: biaya pencairan menjadi pertimbangan utama, dan pilihan gratis di sisi Pakasir layak dihitung.
Perbandingan dengan gateway yang lebih luas channel-nya, termasuk padanan istilah direct dan redirect, ada di perbandingan Kasera Pay dan TriPay.
Pertanyaan umum
Apakah Pakasir itu payment gateway?
Bukan, menurut F.A.Q di beranda Pakasir sendiri. Pakasir memanfaatkan layanan payment gateway untuk membuat link pembayaran, dan dana disimpan serta diproses oleh payment gateway yang mereka gunakan. Nama gateway itu tidak disebut. Kasera Pay juga bekerja dengan penyedia jasa pembayaran berlisensi, jadi bentuknya serupa, dan yang dibandingkan adalah tarif, integrasi, dan operasional.
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Pada tarif yang diterbitkan kedua pihak per 4 November 2026, Kasera Pay lebih murah untuk QRIS sampai Rp 1.000.000: komponen persennya sama-sama 0,7 persen sampai Rp 105.000, tetapi komponen tetapnya Rp 250 berbanding Rp 310, dan di atas Rp 105.000 Pakasir beralih ke 1 persen tanpa komponen tetap sementara Kasera Pay tetap 0,7 persen ditambah Rp 250. Selisihnya kecil pada nominal kecil dan melebar sampai Rp 1.000.000. Di atas Rp 1.000.000 Kasera Pay juga mengenakan 1% dari seluruh nominal sejak 26 Oktober 2026, jadi di rentang itu biaya keduanya sama.
Apa bedanya header X-Secret Pakasir dengan tanda tangan webhook Kasera Pay?
Keduanya cara membuktikan bahwa webhook berasal dari penyedia. Menurut panduan webhook API v2-nya, Pakasir mengirim header X-Secret berisi secret proyek yang bisa diambil dan di-reset di halaman detail proyek, dan penerima mencocokkannya dengan secret yang ia simpan. Header itu sama untuk setiap pengiriman dan tidak dihitung dari isi pesan, jadi ia tidak membuktikan bahwa isi yang diterima sama dengan yang dikirim. Kasera Pay menandatangani setiap webhook dengan HMAC-SHA256 atas timestamp dan isi pesan di header Kasera-Signature-V1, sehingga isi yang diubah gagal diverifikasi dan pengiriman lama yang timestamp-nya melenceng lebih dari 5 menit bisa ditolak.
Apakah tarif di halaman ini pasti yang berlaku hari ini?
Belum tentu. Angka Pakasir dikutip dari halaman Biaya di situs mereka pada 28 Agustus 2026 dan terakhir dibaca ulang pada 4 November 2026, saat halaman itu bertanggal pembaruan 24 Oktober 2026. Angka Kasera Pay dikutip dari halaman harga Kasera Pay pada tanggal yang sama. Sebelum memutuskan, cek ulang kedua halaman.
Bentuk integrasinya sendiri, dari membuat permintaan pembayaran sampai verifikasi otomatis lewat webhook, dirangkum di API QRIS Kasera Pay.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Artatix
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs Berdu
- Kasera Pay vs BukuWarung
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KaryaKarsa
- Kasera Pay vs Kiostix
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs LOKET
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Mutasibank
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Paper.id
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paydisini
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs SociaBuzz
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit
- Kasera Pay vs YUKK