Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Sakurupiah: Biaya QRIS dan Virtual Account, Cara Kerja, dan Bandingannya dengan Kasera Pay
Sakurupiah adalah agregator payment gateway dari PT Rupiah Jaya Utama di Jawa Tengah, untuk UMKM dan developer yang ingin menerima QRIS, Virtual Account, e-wallet, dan pembayaran di Alfamart atau Indomaret lewat satu akun. Biayanya per 2 November 2026: QRIS mulai 0,7% + Rp 100 tergantung kode, Virtual Account Rp 3.500 atau Rp 4.200 tergantung bank, e-wallet 3%, dan minimarket Rp 3.000, tanpa biaya aktivasi atau bulanan. Dananya cair H+1 atau H+2 tergantung channel.
Halaman ini ditulis oleh tim Kasera Pay, penyedia yang bersaing dengannya, jadi setiap angka Sakurupiah dikutip dari halaman Sakurupiah sendiri: halaman utama, halaman biaya, daftar pembayaran aktif, syarat ketentuan, dan dokumentasi API-nya, yang dibaca ulang pada 2 November 2026. Bagian yang dimenangkan Sakurupiah disebut sejelas bagian yang tidak.
Ringkasan: Sakurupiah dan Kasera Pay
| Sakurupiah | Kasera Pay | |
|---|---|---|
| Pengelola | PT Rupiah Jaya Utama, agregator lewat mitra berlisensi yang tidak disebut | Kasera, di atas penyedia pembayaran berlisensi Bank Indonesia |
| QRIS | Empat kode: 0,7% + Rp 350, 0,9%, 0,8% + Rp 250, 0,7% + Rp 100 | 0,7% + Rp 250 sampai Rp 1.000.000, 1% di atasnya |
| Virtual Account | Rp 3.500 (enam bank) atau Rp 4.200 (lima bank), tetap di setiap nominal | Rp 5.000 sampai Rp 1.000.000, 1% di atasnya (tujuh bank) |
| E-wallet redirect | ShopeePay, DANA, GoPay 3% | Tidak ada; e-wallet membayar lewat QRIS |
| Alfamart dan Indomaret | Rp 3.000 | Tidak ada |
| Dana sampai | H+1 atau H+2 per channel | Bank memproses di hari kerja berikutnya, lalu dicairkan sesuai jadwal pilihan |
| Biaya pencairan | Tidak tercantum di halaman biaya | Rp 3.000 per pencairan |
| Usia dan dokumen | 18 tahun, KTP atau data pendukung | 17 tahun, KTP |
| API | Form-data ke endpoint .php, signature HMAC per permintaan | JSON, satu kunci Bearer, Idempotency-Key |
Siapa Sakurupiah
Kaki halaman Sakurupiah menyebut PT Rupiah Jaya Utama beralamat di Petanahan, Jawa Tengah. Profilnya di daftar anggota AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia) menyebut perusahaan itu berdiri pada 2025 dan berfokus pada layanan agregator payment gateway. Sasarannya UMKM, startup, dan developer, dengan pendaftaran gratis dan klaim bisa dipakai dalam lima menit. Satu akun bisa memegang beberapa merchant, masing-masing dengan API ID dan API key sendiri.
Apakah Sakurupiah resmi dan aman?
Yang bisa dipastikan dari halaman publiknya: Sakurupiah bukan bank dan bukan penyelenggara jasa pembayaran sendiri. Kaki halamannya menyatakan Sakurupiah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kominfo, tidak menyediakan produk jasa keuangan secara mandiri, memproses pembayaran lewat kemitraan dengan perusahaan payment gateway berlisensi, dan menyerahkan penyimpanan dana ke mitra bank. Nama mitra payment gateway dan banknya tidak disebut di halaman mana pun yang kami baca.
Dua hal perlu dibedakan. Pendaftaran PSE di Kominfo adalah pendaftaran sistem elektronik, dan keanggotaan AFTECH adalah keanggotaan asosiasi; keduanya bukan izin penyelenggara jasa pembayaran. Izin itu dikeluarkan Bank Indonesia dan bisa diperiksa di Daftar Lembaga Berizin Bank Indonesia. Untuk agregator seperti Sakurupiah, yang perlu tercantum di sana adalah mitra yang memproses uangnya. Tiga pemeriksaan sebelum memakai agregator mana pun:
- Tanyakan nama mitra payment gateway yang memproses pembayaran, lalu cari nama itu di daftar Bank Indonesia.
- Baca syarat ketentuannya sampai habis. Pada 2 November 2026, bagian kontak di syarat ketentuan Sakurupiah masih berisi isian templat “[alamat email atau kontak lainnya]”, sementara email dukungan dan WhatsApp-nya tercantum di kaki halaman.
- Uji pencairan pertama dengan nominal kecil sebelum memindahkan seluruh penjualan, dan catat berapa hari dananya benar-benar sampai.
Biaya QRIS Sakurupiah: empat kode
Daftar pembayaran aktif Sakurupiah memuat empat kode QRIS dengan tarif dan batas nominal yang berbeda. Tabel di bawah menghitung biaya per transaksi pada lima nominal, berdampingan dengan tarif QRIS Kasera Pay dari halaman biaya. Batas nominal Sakurupiah diambil dari tabel kode pembayaran di dokumentasi API-nya.
| Kode | Tarif | Nominal | Rp 25.000 | Rp 100.000 | Rp 500.000 | Rp 1.500.000 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kasera Pay QRIS | 0,7% + Rp 250 sampai Rp 1.000.000, 1% di atasnya | Rp 1.000 sampai Rp 10.000.000 | Rp 425 | Rp 950 | Rp 3.750 | Rp 15.000 |
| Sakurupiah QRIS | 0,7% + Rp 350 | Rp 500 sampai Rp 2.000.000 | Rp 525 | Rp 1.050 | Rp 3.850 | Rp 10.850 |
| Sakurupiah QRIS2 | 0,9% | Rp 100 sampai Rp 4.000.000 | Rp 225 | Rp 900 | Rp 4.500 | Rp 13.500 |
| Sakurupiah QRISMU | 0,8% + Rp 250 | Rp 500 sampai Rp 5.000.000 | Rp 450 | Rp 1.050 | Rp 4.250 | Rp 12.250 |
| Sakurupiah QRISC (Custom Merchant) | 0,7% + Rp 100 | Rp 200 sampai Rp 20.000.000 | Rp 275 | Rp 800 | Rp 3.600 | Rp 10.600 |
Cara membacanya:
- Sampai Rp 1.000.000, kode QRIS utama Sakurupiah Rp 100 lebih mahal per transaksi daripada Kasera Pay, dan QRISC Rp 150 lebih murah. QRIS2, yang tanpa komponen tetap, paling murah di bawah sekitar Rp 50.000 dan lebih mahal daripada Kasera Pay mulai Rp 125.000.
- Di atas Rp 1.000.000, keempat kode Sakurupiah lebih murah, karena Kasera Pay mengenakan 1% dari seluruh nominal. Pada Rp 1.500.000 selisihnya Rp 1.500 sampai Rp 4.400.
- Batas nominal ikut menentukan: kode QRIS utama menolak tagihan Rp 2.500.000, sehingga penjual harus berpindah kode. Batas Kasera Pay ada di halaman batas transaksi.
- QRISC diberi label “Custom Merchant” tanpa penjelasan siapa yang bisa memakainya. Pastikan ke Sakurupiah bahwa kode itu terbuka untuk akun baru sebelum menghitung dengannya.
Virtual Account: lebih murah, dan sekarang lebih banyak bank yang sama
Sakurupiah mencantumkan Rp 3.500 per transaksi untuk Virtual Account BNC, Sinarmas, Danamon, Muamalat, BSI, dan OCBC, dan Rp 4.200 untuk BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha. Tarifnya tetap di setiap nominal, dengan batas atas per bank antara Rp 10.000.000 dan Rp 25.000.000. Sejak artikel ini pertama ditulis pada 28 September, BNI, Permata, dan CIMB Niaga masuk ke daftar aktifnya, BCA keluar, dan tarif BRI naik dari Rp 3.500 ke Rp 4.200.
Kasera Pay menerima Virtual Account BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank, Rp 5.000 sampai Rp 1.000.000 dan 1% dari seluruh nominal di atasnya. Contoh hitungan, sebagai ilustrasi:
- 200 tagihan Virtual Account BRI Rp 300.000 sebulan: Rp 840.000 di Sakurupiah, Rp 1.000.000 di Kasera Pay.
- Satu tagihan Rp 5.000.000: Rp 4.200 di Sakurupiah, Rp 50.000 di Kasera Pay. Untuk tagihan besar lewat Virtual Account, Sakurupiah jauh lebih murah.
Daftar banknya tetap perlu dicocokkan dengan pembeli. Mandiri dan Maybank hanya ada di Kasera Pay; BSI, Muamalat, Sinarmas, OCBC, BNC, dan Artha Graha hanya ada di Sakurupiah. Pertimbangannya dibahas di memilih bank Virtual Account yang ditawarkan ke pembeli.
Channel yang hanya ada di Sakurupiah
Sakurupiah juga menerima ShopeePay, DANA, dan GoPay sebagai e-wallet redirect dengan tarif 3%, dan pembayaran tunai di Alfamart (sampai Rp 5.000.000) dan Indomaret (sampai Rp 2.500.000) seharga Rp 3.000. Kasera Pay tidak punya keduanya: pembeli membayar dari aplikasi e-wallet lewat QRIS, dan tidak ada jalur tunai di minimarket. Untuk penjual yang pembelinya banyak membayar tunai di kasir minimarket, itu kekurangan Kasera Pay yang nyata. Untuk e-wallet, QRIS biasanya jauh lebih murah daripada 3%: pembayaran Rp 100.000 lewat QRIS Kasera Pay berbiaya Rp 950, lewat GoPay di Sakurupiah Rp 3.000.
Kapan dana sampai
Halaman biaya Sakurupiah mencantumkan settlement H+2 untuk Virtual Account BRI, BNI, Permata, dan CIMB Niaga, kode QRIS dan QRIS2, ShopeePay, dan GoPay, dan H+1 untuk channel lainnya. Bagian tanya jawab di halaman utamanya menulis H+0 sampai H+1 dalam keadaan normal, jadi angka per channel di halaman biaya yang sebaiknya dipakai untuk menghitung arus kas. Biaya pencairan ke rekening tidak tercantum di halaman biayanya.
Di Kasera Pay, bank memproses pembayaran di hari kerja berikutnya, lalu dana dicairkan sesuai jadwal yang dipilih penjual (harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual), dikirim Senin sampai Sabtu pukul 13.00 sampai 14.00 WIB, dengan biaya Rp 3.000 per pencairan.
Pendaftaran dan syarat
Menurut halaman utamanya, pendaftaran Sakurupiah gratis dan cukup dengan KTP atau data pendukung lain. Syarat ketentuannya meminta usia minimal 18 tahun dan rekening bank yang valid, dan dokumentasi API-nya menyebut akun harus terverifikasi sebelum API bisa dipakai.
Di Kasera Pay pendaftarannya swalayan dan gratis, tanpa badan usaha. Pembayaran live pertama bisa dibuat pada hari pendaftaran dalam jatah sebelum verifikasi, 10 permintaan dan total Rp 1.000.000 seumur akun, dan verifikasi identitas serta rekening diperlukan untuk mencairkan dana. Syarat lengkapnya ada di panduan payment gateway tanpa PT.
Integrasi: pola TriPay, atau pola Kasera Pay
Developer yang pernah memakai TriPay akan mengenali callback Sakurupiah: header X-Callback-Signature berisi HMAC-SHA256 atas body JSON mentah dengan API key sebagai kuncinya, dan header X-Callback-Event bernilai payment_status. Statusnya pending, berhasil, dan expired. Pembuatan transaksinya berbeda: permintaan dikirim sebagai form-data ke create.php dengan token Bearer, dan setiap permintaan membawa signature HMAC-SHA256 atas gabungan API ID, kode channel, merchant_ref, dan nominal. merchant_ref diminta berbeda untuk setiap transaksi baru, dan dokumentasinya tidak menyebut header idempotensi. Ada sandbox terpisah, dan pembatasan IP server bisa dinyalakan di mode produksi.
Kasera Pay memakai satu kunci di header Authorization: Bearer tanpa signature per permintaan, satu endpoint POST /v1/transactions berbody JSON untuk QRIS maupun Virtual Account, dan header Idempotency-Key agar permintaan yang diulang setelah timeout tidak membuat tagihan ganda. Webhook-nya ditandatangani lewat Kasera-Signature-V1, yang ikut menandatangani timestamp, dan event-nya payment.paid, payment.expired, dan payment.failed. SDK resmi tersedia untuk PHP dan JavaScript. Kenapa pembandingan signature sebaiknya berwaktu konstan dan bukan !== seperti di contoh PHP Sakurupiah dibahas di verifikasi callback payment gateway.
Cara memutuskan
Sakurupiah lebih cocok kalau:
- pembeli banyak membayar tunai di Alfamart atau Indomaret;
- pembeli memakai BSI, Muamalat, atau bank lain yang hanya ada di daftarnya;
- tagihan Virtual Account rutin bernilai besar, karena tarifnya tetap Rp 3.500 atau Rp 4.200 di setiap nominal;
- kode QRISC memang terbuka untuk akunnya.
Kasera Pay lebih cocok kalau:
- pembeli membayar dari Mandiri atau Maybank;
- penjual ingin tahu persis siapa yang memproses uangnya, dan membaca syarat layanan yang lengkap di halaman syarat;
- integrasinya butuh
Idempotency-Keydan JSON biasa ketimbang signature per permintaan; - penagihan lebih sering lewat tautan dari dashboard yang dikirim ke chat daripada lewat kode.
Perbandingan dengan gateway lain yang sejenis ada di alternatif TriPay, dan akun Kasera Pay bisa dibuat gratis untuk mencoba sandbox lebih dulu.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa biaya Sakurupiah per transaksi?
Menurut halaman biaya dan daftar pembayaran aktifnya pada 2 November 2026: QRIS 0,7% + Rp 350, QRIS2 0,9%, QRISMU 0,8% + Rp 250, dan QRISC 0,7% + Rp 100; Virtual Account Rp 3.500 di BNC, Sinarmas, Danamon, Muamalat, BSI, dan OCBC, dan Rp 4.200 di BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha; ShopeePay, DANA, dan GoPay 3%; Alfamart dan Indomaret Rp 3.000. Tidak ada biaya aktivasi atau bulanan.
Mana yang lebih murah, Sakurupiah atau Kasera Pay?
Untuk Virtual Account, Sakurupiah: Rp 3.500 atau Rp 4.200 melawan Rp 5.000 di Kasera Pay sampai Rp 1.000.000, dan selisihnya melebar di atas itu karena Kasera Pay menagih 1% dari seluruh nominal. Untuk QRIS sampai Rp 1.000.000, tergantung kode: kode QRIS utama Sakurupiah Rp 100 lebih mahal per transaksi, QRISC Rp 150 lebih murah, dan QRIS2 lebih murah di bawah Rp 125.000. Di atas Rp 1.000.000 keempat kode QRIS Sakurupiah lebih murah daripada 1% Kasera Pay.
Apakah Sakurupiah resmi dan aman?
Sakurupiah dikelola PT Rupiah Jaya Utama, yang tercatat sebagai anggota AFTECH dan menyatakan terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Kominfo. Sakurupiah menyebut dirinya agregator yang tidak menyelenggarakan jasa keuangan sendiri: pembayaran diproses mitra payment gateway berlisensi dan dana dikelola mitra bank, tetapi nama mitranya tidak disebut. Keanggotaan AFTECH dan pendaftaran PSE bukan izin penyelenggara jasa pembayaran dari Bank Indonesia.
Apakah Sakurupiah bisa dipakai perorangan tanpa PT?
Halaman utamanya menyebut pendaftaran gratis yang cukup dengan KTP atau data pendukung lain, dan syarat ketentuannya mewajibkan usia minimal 18 tahun dan rekening bank yang valid. Tidak ada penyebutan akta atau NIB di halaman yang terbaca. Kasera Pay juga bisa dipakai perorangan tanpa badan usaha, mulai usia 17 tahun dengan KTP.
Berapa lama dana dari Sakurupiah sampai?
Halaman biayanya mencantumkan settlement per channel: H+2 untuk Virtual Account BRI, BNI, Permata, dan CIMB Niaga, kode QRIS dan QRIS2, ShopeePay, dan GoPay; H+1 untuk Virtual Account enam bank lainnya dan Bank Artha Graha, QRISMU, QRISC, DANA, Alfamart, dan Indomaret. Bagian tanya jawab di halaman utamanya menyebut H+0 sampai H+1, jadi yang berlaku untuk channel tertentu sebaiknya ditanyakan langsung.
Apakah kode integrasi TriPay bisa dipakai untuk Sakurupiah?
Sebagian polanya mirip, tetapi kodenya tidak bisa dipakai apa adanya. Callback Sakurupiah memakai header X-Callback-Signature berisi HMAC-SHA256 atas body mentah dan header X-Callback-Event bernilai payment_status, bentuk yang juga dipakai TriPay. Permintaan pembuatan transaksinya berbeda: dikirim sebagai form-data ke create.php, dengan nama kolom dan kode channel milik Sakurupiah sendiri.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Artatix
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs Berdu
- Kasera Pay vs BukuWarung
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Espay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KaryaKarsa
- Kasera Pay vs Kiostix
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs LOKET
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Mutasibank
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paper.id
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paydisini
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs SociaBuzz
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit
- Kasera Pay vs YUKK