Blog · Terbit · Diperbarui

Menerima pembayaran jasa cuci sepatu: tagihan yang dibuat setelah sepatu diperiksa, beberapa pasang dalam satu QRIS, dan kurir antar-jemput yang tidak membawa uang tunai

Jasa cuci sepatu sebaiknya menagih setelah sepatu diperiksa, bukan sebelum. Harga baru pasti setelah bahan, noda, dan kondisi sol terlihat, dan tagihan yang dibuat setelah itu jarang perlu ditambah. QRIS kena 0,7% + Rp 250 per pembayaran berhasil, dan bagian Rp 250 itu dibayar lagi di setiap tagihan, jadi beberapa pasang dari pelanggan yang sama sebaiknya masuk satu tagihan. Untuk layanan antar-jemput, tagihan dibuat oleh kurir di depan pintu saat sepatu diantar kembali, sehingga kurir tidak perlu membawa uang tunai atau kembalian.

Berapa biaya per pasang

QRIS kena 0,7% + Rp 250 per pembayaran berhasil, berapa pun nominalnya. Bagian 0,7% dibulatkan ke atas ke rupiah berikutnya. Dengan daftar harga yang umum di outlet cuci sepatu (ilustrasi):

Layanan (ilustrasi)HargaBiaya QRISPorsi dari harga
Fast clean, bagian luar sajaRp 35.000Rp 245 + Rp 250 = Rp 4951,4%
Deep clean, luar dan dalamRp 55.000Rp 385 + Rp 250 = Rp 6351,2%
Unyellowing solRp 75.000Rp 525 + Rp 250 = Rp 7751,0%
Reglue solRp 90.000Rp 630 + Rp 250 = Rp 8801,0%
Repaint upperRp 250.000Rp 1.750 + Rp 250 = Rp 2.0000,8%

Tidak ada biaya bulanan, dan biaya hanya dipotong dari pembayaran yang berhasil. Rinciannya ada di halaman biaya.

Beberapa pasang: satu tagihan atau terpisah

Pelanggan cuci sepatu jarang datang dengan satu pasang. Hitungannya:

Jadi satu tagihan selalu lebih hemat, sebesar Rp 250 untuk setiap pembayaran yang tidak perlu dibuat. Selisihnya kecil per nota, dan yang juga menentukan adalah kerepotan: pelanggan lebih suka sekali scan, dan satu nota dengan satu pembayaran lebih mudah dicocokkan. Gabungkan, kecuali pasangannya selesai di hari yang berbeda dan pelanggan memang mengambilnya terpisah.

Kapan menagih: tiga pola yang masuk akal

PolaCocok untukRisikonya
Lunas saat menitip, setelah diperiksa di depan pelangganOutlet drop-off, layanan dengan harga tetapTambahan yang ketahuan saat dikerjakan perlu tagihan kedua
Lunas saat diambilPelanggan tetap yang sudah dikenalSepatu yang tidak pernah diambil, dan ongkosnya tidak pernah dibayar
Lunas saat diantar kembaliAntar-jemput lewat kurir sendiriPelanggan tidak di rumah saat kurir datang

Untuk outlet, pola pertama paling aman. Periksa sepatunya di meja bersama pelanggan, tulis nota, lalu buat tagihan sesuai nota itu. Untuk repaint dan custom yang bisa memakan waktu lebih lama, DP separuh saat menitip dan pelunasan saat diambil juga wajar. Pelunasan Rp 125.000 dari repaint Rp 250.000 kena Rp 875 + Rp 250 = Rp 1.125, begitu juga DP-nya.

Satu hal teknis yang mengatur urutannya: permintaan pembayaran yang dibuat dari dashboard berlaku 60 menit, lalu kedaluwarsa. Buat tagihan saat pelanggan siap membayar, bukan malam sebelumnya, seperti dijelaskan di dokumentasi menerima pembayaran.

Antar-jemput: kurir yang membuat tagihan di depan pintu

Pola yang paling rapi untuk layanan antar-jemput adalah menagih saat sepatu diantar kembali. Undang kurir sebagai Staf. Peran itu bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran serta mengunduh CSV, tetapi tidak bisa mengubah rekening pencairan atau mencairkan saldo, seperti dirinci di dokumentasi tim. Di depan pintu, kurir membuat tagihan sesuai nota, pelanggan memindai QRIS dari layar ponsel kurir, dan sepatu diserahkan setelah transaksinya berstatus Dibayar di dashboard. Tanda berhasil di ponsel pelanggan bukan bukti; yang dipegang adalah status di dashboard.

Kalau pelanggan lebih suka membayar sebelum kurir berangkat, kirim tautan pembayaran lewat WhatsApp begitu sepatu siap, lalu antar setelah pembayarannya masuk. Caranya ada di panduan mengirim tautan pembayaran lewat WhatsApp. Dengan pola ini kurir tidak perlu membawa kembalian, dan tidak ada uang tunai yang harus disetor di akhir hari.

Nomor nota di setiap tagihan

Tulis nomor nota dan jumlah pasang di keterangan setiap permintaan pembayaran, misalnya “Nota 0412, 2 pasang deep clean”. Di akhir bulan, kolom deskripsi di CSV transaksi bisa dicocokkan langsung dengan buku order, dan nota yang belum punya pembayaran terlihat tanpa menghitung ulang. Untuk outlet yang sibuk, permintaan pembayaran per nota lebih mudah direkap daripada QR meja, karena keterangannya ditulis kasir sendiri.

Pesanan borongan lewat Virtual Account

Kadang yang datang bukan perorangan: sekolah yang mencucikan sepatu paskibra, tim futsal, atau hotel dengan sepatu seragam staf. Virtual Account dengan biaya tetap Rp 5.000 lebih murah daripada QRIS antara sekitar Rp 678.600 dan Rp 1.000.000. Pesanan 30 pasang deep clean dengan harga borongan Rp 40.000 per pasang menjadi Rp 1.200.000, dan sejak 26 Oktober 2026 pembayaran di atas Rp 1.000.000 kena 1% dari seluruh nominal, jadi biayanya Rp 12.000 lewat QRIS maupun Virtual Account. Virtual Account membutuhkan nama pelanggan dan tersedia untuk tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Bendahara sekolah atau bagian keuangan hotel biasanya lebih nyaman membayar lewat transfer ke nomor Virtual Account daripada memindai QR.

Sepatu yang tidak diambil

Hampir setiap outlet punya rak berisi sepatu yang tidak pernah diambil. Kalau ongkosnya sudah lunas saat menitip, kerugiannya tinggal ruang rak. Kalau belum, ongkosnya ikut hilang. Tulis batas pengambilan di nota, misalnya 30 hari, beserta apa yang terjadi sesudahnya, dan untuk pelanggan baru pakai pola lunas saat menitip.

Sepatu rusak dan ganti rugi

Bahan suede, kulit tertentu, dan lem sol yang sudah tua bisa rusak meski dikerjakan dengan benar. Pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa di-refund lewat Kasera Pay; ganti rugi atau pengembalian ongkos ditransfer dari rekening sendiri, seperti dijelaskan di dokumentasi refund. Tulis batas ganti rugi dan bahan yang dikerjakan atas risiko pelanggan di nota, dan foto kondisi sepatu saat diterima.

Sebelum pelanggan pertama

Pendaftaran gratis, dan usaha perorangan tidak perlu PT: verifikasi memakai KTP dan selfie pemilik. Sebelum verifikasi selesai, akun bisa membuat 10 pembayaran dengan total Rp 1.000.000, cukup untuk mencoba alurnya dengan beberapa pelanggan tetap. Pencairan ke rekening kena Rp 3.000 per pencairan, bukan per pasang. Usaha yang juga menerima cucian pakaian bisa membaca cara menerima pembayaran usaha laundry, karena hitungan kiloannya berbeda.

Ringkasnya

Pertanyaan yang sering muncul

Pelanggan sudah membayar deep clean, lalu saat dikerjakan ternyata sol sepatunya lepas. Bagaimana menagih reglue-nya?

Hubungi pelanggan dulu dan minta persetujuan sebelum mengerjakan. Setelah setuju, buat permintaan pembayaran kedua sebesar biaya reglue dengan nomor nota yang sama di keterangannya. Tambahan Rp 40.000 kena Rp 280 ditambah Rp 250, jadi Rp 530. Kalau pemeriksaan dilakukan di depan pelanggan saat menitip, masalah seperti ini sebagian besar sudah tertangkap sebelum tagihan pertama dibuat.

Apakah QR di meja kasir bisa dipakai pelanggan untuk membayar nominal yang berbeda-beda?

Bisa. Halaman pembayaran di dashboard bisa diberi sampai delapan pilihan nominal sesuai daftar harga, ditambah kolom nominal lain untuk pesanan beberapa pasang. Display A5-nya dicetak untuk meja kasir. QR itu adalah tautan ke halaman pembayaran, bukan QRIS statis, jadi setiap pelanggan membuat pembayaran baru yang tercatat sendiri-sendiri.

Sepatu pelanggan rusak saat dicuci dan disepakati ganti rugi. Bisakah dikembalikan lewat Kasera Pay?

Tidak lewat Kasera Pay. Pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa di-refund atau dibatalkan lewat Kasera; ganti ruginya ditransfer dari rekening sendiri sebesar yang disepakati. Karena itu batas ganti rugi, misalnya paling banyak sepuluh kali ongkos cuci, sebaiknya tertulis di nota sebelum sepatu diterima.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store