Blog · Terbit · Diperbarui

Menerima pembayaran jualan sayur online: tagihan yang baru bisa dibuat setelah ditimbang, tautan 60 menit yang habis sebelum pembeli bangun, dan modal belanja subuh yang tidak boleh menunggu pencairan

Jualan sayur online punya satu sifat yang tidak dimiliki toko lain: total belanja baru diketahui setelah barangnya ditimbang. Satu kilo ayam bisa menjadi 1,1 kilo, cabai bisa naik semalam, dan bayam bisa kosong di pasar. Karena itu tagihan dibuat per pesanan, sesudah ditimbang, dengan QRIS sebagai metode utamanya. Tiga hal perlu diputuskan sebelum grup diberi tahu: kapan tagihan diterbitkan, karena tautan dari dashboard berlaku 60 menit; apa yang dilakukan kalau barang kosong setelah pembeli membayar; dan dari mana modal belanja subuh datang, karena jawabannya bukan dari pencairan kemarin.

Kenapa tagihan dibuat setelah ditimbang, bukan saat pesanan masuk

Menagih perkiraan di malam hari terasa lebih rapi, tetapi setiap selisih menjadi pekerjaan. Pengembalian dana untuk QRIS dan Virtual Account dilakukan penjual sendiri lewat transfer dari rekeningnya, dan biaya pembayaran awalnya tidak dikembalikan. Pesanan Rp 85.000 yang ternyata hanya Rp 78.000 berarti satu transfer balik Rp 7.000, satu catatan tambahan, dan biaya Rp 845 yang tetap terpotong. Kalau tiga dari tiga puluh pesanan berselisih setiap pagi, pekerjaan itu terjadi setiap hari. Mekanismenya dibahas di artikel pengembalian dana.

Tagihan yang dibuat setelah ditimbang tidak punya selisih. Nominalnya diambil dari nota timbangan, dan pembeli membayar angka yang sama dengan yang tertulis di kantong belanjanya.

Tautan 60 menit dan jam kerja penjual sayur

Permintaan pembayaran yang dibuat dari dashboard berlaku 60 menit, lalu berstatus Kedaluwarsa dan halamannya tidak lagi menerima pembayaran. Hitung mundurnya terlihat di detail permintaan. Masalahnya, jam kerja penjual sayur berlawanan dengan jam bangun pembeli: barang ditimbang dan dikemas sekitar pukul 05.00, sedangkan banyak pembeli baru membuka WhatsApp pukul 07.00. Tautan yang dikirim saat menimbang sudah habis saat dibaca. Ada empat cara menyusunnya.

CaraCocok untukYang perlu dijaga
Tautan dikirim saat menimbangPembeli yang sudah bangun dan biasa membayar sebelum barang datangTautan yang tidak dibuka dalam 60 menit harus dibuat ulang
Tautan dikirim per rute, sekitar 30 menit sebelum kurir tibaPengantaran berurutan per kompleks atau per gangUrutan rute harus sudah pasti sebelum tagihan dibuat
Tagihan dibuat di depan pintu, QR ditunjukkan dari HPPembeli yang ingin melihat barang dulu, atau biasa bayar tunaiKurir perlu diundang sebagai Staf supaya bisa membuat tagihan
Halaman pembayaran bernominal bebasPembeli yang membayar dari nota kapan saja pada hari ituPembeli mengetik nominalnya sendiri, jadi salah ketik mungkin terjadi

Cara ketiga paling dekat dengan kebiasaan bayar di tempat. Di detail permintaan, QR tampil di layar untuk dipindai pembeli yang berdiri di depan kurir, dan nominalnya terkunci di kode itu. Cara keempat memakai halaman pembayaran permanen dengan alamat pay.kasera.id/pp/nama-toko. Pembeli membukanya, mengetik total dari nota, menulis nama dan catatan, lalu membayar. Halamannya tidak kedaluwarsa karena setiap pembeli mendapat pembayaran baru saat membukanya. Nama dan catatan pembeli tampil di Transaksi sebagai Pembayar dan Deskripsi, dan itulah satu-satunya bahan untuk mencocokkannya dengan nota.

Tautan bisa dikirim langsung ke WhatsApp pembeli dari form pembuatan tagihan. Pesannya mencantumkan tanggal berlaku tanpa jam, jadi pembeli tidak tahu tautannya hanya hidup 60 menit kecuali diberi tahu. Rinciannya ada di panduan mengirim tautan pembayaran lewat WhatsApp. Masa berlaku sampai 24 jam hanya bisa diatur developer lewat API, bukan dari dashboard.

Keterangan tagihan yang bisa dicari besok pagi

Kotak pencarian di Transaksi hanya mencocokkan keterangan dan nomor pesanan. Nama pembeli yang tidak ditulis di keterangan tidak akan ketemu lewat kotak itu. Format yang bekerja untuk pengantaran harian adalah tanggal, nomor urut rekap, nama, dan blok, misalnya 13/10 #07 Bu Rina C3. Nomor urut yang sama ditulis di kantong belanja, sehingga kurir dan pemilik membaca angka yang sama. Secara bawaan, daftar Transaksi hanya menampilkan Dibayar dan Menunggu; Tampilkan semua status memunculkan yang kedaluwarsa dan dibatalkan.

Biaya pada nominal belanja dapur

Semua angka di bawah adalah contoh dengan tarif default saat ini: QRIS 0,7% + Rp 250 per pembayaran berhasil, dan Virtual Account Rp 5.000 per pembayaran berhasil dengan nominal minimum Rp 10.000.

PesananQRISVirtual Account
Rp 18.000 (bumbu dan sayur sop)Rp 376Rp 5.000
Rp 47.500Rp 583Rp 5.000
Rp 85.000Rp 845Rp 5.000
Rp 1.500.000 (rekap mingguan warung makan)Rp 15.000Rp 15.000

Untuk belanja harian rumah tangga, QRIS jelas lebih murah. Tiga puluh lima pesanan sehari dengan rata-rata Rp 85.000 selama 26 hari berarti 910 pembayaran dan biaya Rp 455.000 dari omzet Rp 77.350.000, kurang dari 1%. Virtual Account hanya lebih murah antara sekitar Rp 678.600 dan Rp 1.000.000 per pembayaran. Rekap mingguan warung makan atau katering yang mengambil sayur setiap hari biasanya di atas Rp 1.000.000, dan di situ kedua metode kena 1% sejak 26 Oktober 2026, jadi pilih yang biasa dipakai pembelinya. Penagihan rekap seperti itu dibahas di artikel menagih kasbon pelanggan. Satu pembayaran maksimum Rp 10.000.000.

Barang kosong setelah pembeli membayar

Kalau tagihan dibuat setelah ditimbang, kejadian ini hanya muncul pada pembeli yang membayar di muka, misalnya pesanan khusus seperti ikan utuh. Ada dua jalan yang jujur: transfer balik selisihnya hari itu juga, atau potong dari tagihan pesanan berikutnya dan tulis di keterangannya, misalnya 14/10 #03 Bu Rina C3 (potong 7.000). Menyimpan sisa uang pembeli sebagai saldo titipan yang berjalan berminggu-minggu adalah kebiasaan yang perlu dihindari, karena itu berarti memegang uang orang lain untuk barang yang belum ada.

Satu jebakan lain: membatalkan permintaan yang masih Menunggu tidak membuat QR atau nomor yang sudah terlanjur dipegang pembeli mustahil dibayar. Pembayaran yang tetap masuk ke permintaan yang sudah dibatalkan, atau yang terlambat sampai setelah kedaluwarsa, tercatat sebagai Dibayar seperti biasa. Sebelum membuat tagihan pengganti, periksa dulu apakah pembeli sudah membayar yang lama, supaya tidak terjadi pembayaran yang masuk dua kali.

Modal belanja subuh tidak berasal dari pencairan kemarin

Uang dari pembeli masuk ke saldo Menunggu pencairan lebih dulu, lalu menjadi siap dicairkan setelah bank menyelesaikan settlement. Proses itu mengikuti hari kerja bank, dan akhir pekan serta hari libur menundanya. Kapan transfer pencairan tampil di rekening bergantung pada bank penerima, dan tidak ada jam yang dijanjikan. Penjual yang berangkat ke pasar pukul 03.00 hari Senin tidak bisa mengandalkan uang pesanan Sabtu dan Minggu untuk belanja pagi itu.

Susunan yang aman adalah modal belanja minimal dua sampai tiga hari yang dipegang terpisah, lalu pencairan mengisi kembali modal itu. Biaya pencairan Rp 3.000 per pencairan, berapa pun isinya. Jadwal harian selama 26 hari kerja berarti Rp 78.000 sebulan, sedangkan jadwal mingguan sekitar Rp 12.000. Selisihnya kecil dibanding omzet, jadi pilihan jadwal lebih ditentukan oleh seberapa tipis modalnya. Pilihan jadwal, Cairkan sekarang, dan minimum pencairan dijelaskan di panduan pencairan dana.

Sebelum memberi tahu grup

Selesaikan verifikasi akun, pastikan QRIS menyala di Pengaturan → Metode pembayaran, lalu coba satu tagihan di mode Sandbox dari awal sampai Dibayar. Pasang notifikasi di HP yang dibawa kurir, karena push aplikasi Kasera Pay dan notifikasi browser memberi tahu pembayaran yang masuk saat motor masih berjalan. Tentukan satu dari empat cara menerbitkan tagihan di atas, tulis aturan singkatnya di deskripsi grup, dan cetak QR halaman pembayaran untuk ditempel di kotak antaran sebagai cadangan.

Pertanyaan yang sering muncul

Bolehkah satu tautan pembayaran dibagikan di grup WhatsApp untuk semua pembeli?

Tidak. Satu tautan pembayaran adalah satu pembayaran dengan nominal terkunci, jadi pembeli pertama yang membayar menghabiskannya dan pembeli lain hanya melihat tagihan yang sudah lunas. Untuk satu alamat yang dipakai banyak pembeli, pakai halaman pembayaran permanen: setiap pembeli yang membukanya mendapat pembayaran baru sendiri.

Kalau pembeli lebih suka bayar tunai saat barang sampai, apakah tetap perlu QRIS?

Tidak harus. Tunai dan QRIS bisa berjalan bersamaan. Yang berubah adalah pencatatannya: pembayaran QRIS tercatat sendiri di Transaksi, sedangkan uang tunai tetap perlu dicatat di buku sendiri. Banyak penjual memulai dengan menawarkan QRIS di depan pintu untuk pembeli yang tidak punya uang pas, lalu memindahkan pembeli tetap ke tautan setelah terbiasa.

Apakah bisa menerima pembayaran sebelum akun terverifikasi?

Bisa untuk mulai, dengan batas: sebelum verifikasi disetujui, akun memakai jatah awal 10 permintaan pembayaran atau total Rp 1.000.000 seumur akun. Setiap permintaan ikut terhitung, dibayar atau tidak, jadi tautan kedaluwarsa yang dibuat ulang juga memakai jatah itu. Penjual sayur yang mengantar 30 pesanan sehari menghabiskannya di hari pertama, jadi verifikasi sebaiknya diselesaikan sebelum pembeli di grup diberi tahu.

Berapa biaya QRIS untuk satu pesanan sayur?

QRIS dikenai 0,7% + Rp 250 per pembayaran berhasil, dengan bagian persennya dibulatkan ke atas. Contohnya Rp 376 untuk pesanan Rp 18.000, Rp 583 untuk Rp 47.500, dan Rp 845 untuk Rp 85.000. Pembayaran yang kedaluwarsa atau dibatalkan tanpa dibayar tidak dikenai biaya, dan tidak ada biaya bulanan.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store