Blog · Terbit · Diperbarui

Menerima pembayaran jual beli HP dan laptop bekas

Jual beli HP dan laptop bekas punya dua masalah pembayaran yang khas. Nominalnya hampir selalu di atas Rp 1.000.000, dan pembelinya orang asing dari grup jual beli yang curiga sama besarnya dengan penjualnya. Susunan yang menjawab keduanya:

Sejak 26 Oktober 2026, pembayaran di atas Rp 1.000.000 di Kasera Pay wajib membawa nama pembeli, WhatsApp atau email pembeli, keterangan minimal 10 karakter, dan tanggal pengiriman, serta dikenai 1% dari seluruh nominal. Untuk penjual gadget bekas, aturan itu bukan pengecualian, melainkan hampir setiap transaksi. Rinciannya ada di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000. Penjual motor bekas, yang pelunasannya sering melewati plafon Rp 10.000.000 per pembayaran, punya susunan sendiri di artikel pembayaran showroom dan jual beli motor bekas.

Satu unit, satu tagihan, keterangan yang menyebut unitnya

Unit bekas tidak punya kembaran. Keterangan tagihan sebaiknya cukup spesifik untuk membedakannya dari unit lain dengan tipe yang sama, misalnya “iPhone 11 64 GB hitam, baterai 84%, IMEI akhiran 4821” atau “ThinkPad T480 i5 RAM 16 GB SSD 512 GB”. Keterangan itu tampil di halaman pembayaran, tercatat di bukti pembayaran PDF yang bisa diunduh pembeli, dan bisa dicari di dashboard. Saat pembeli datang tiga minggu kemudian dengan keluhan, keterangan seperti itu menjawab unit mana yang dijual dalam kondisi apa. “HP second” tidak menjawab apa pun, dan untuk nominal di atas Rp 1.000.000 juga ditolak karena kurang dari 10 karakter.

Biaya per unit

UnitHargaQRISVirtual Account
HP entry levelRp 850.000Rp 6.200Rp 5.000
HP kelas menengahRp 1.000.000Rp 7.250Rp 5.000
HP kelas menengahRp 1.750.000Rp 17.500Rp 17.500
Laptop kantorRp 4.500.000Rp 45.000Rp 45.000
Laptop gaming atau HP flagshipRp 8.000.000Rp 80.000Rp 80.000

Angka di atas ilustrasi dengan tarif bawaan. Perhatikan baris Rp 1.000.000: harga tepat di garis itu masih memakai tarif biasa, sedangkan harga Rp 1.000.001 sampai sekitar Rp 1.005.000 justru menghasilkan lebih sedikit daripada Rp 1.000.000. Unit yang biasa dijual “sejutaan” lebih untung dipasang tepat Rp 1.000.000 daripada harga yang setelah nego jatuh sedikit di atas Rp 1.000.000.

Ketemuan: cek unit dulu, bayar QRIS di tempat

Pada transaksi tatap muka, pembeli ingin mencoba unitnya: sinyal, kamera, layar, port pengisian daya. Buat tagihannya setelah pembeli setuju, dari dashboard di ponsel penjual, dengan nama dan nomor WhatsApp pembeli yang duduk di depan dan tanggal pengiriman “Hari ini”. Pembeli memindai QR dari aplikasi bank atau dompet digitalnya. Tidak ada uang tunai yang dihitung di kafe, dan tidak ada uang palsu.

Serahkan unit setelah status di dashboard penjual menjadi Dibayar. Layar sukses di ponsel pembeli bukan buktinya, karena tampilan seperti itu mudah dipalsukan; polanya dibahas di artikel bukti transfer palsu. Untuk unit yang mahal, siapkan Virtual Account sebagai cadangan kalau aplikasi pembeli menolak nominalnya, karena batas transfer ditentukan bank dan dompet digital pembeli, bukan oleh penjual. Di atas Rp 1.000.000 biayanya sama, jadi berpindah metode tidak mengubah apa yang diterima penjual.

Setelah membayar, halaman pembayaran pembeli menampilkan kotak konfirmasi penerimaan. Karena unitnya sudah di tangan, pembeli bisa langsung menekan konfirmasi di tempat. Bagi akun yang masih baru, itulah yang melepas dananya ke pencairan berikutnya.

Pembeli luar kota

Pembeli yang belum pernah bertemu penjual biasanya meminta rekber. Tagihan Kasera Pay menjawab sebagian dari kekhawatiran itu: halaman pembayaran menampilkan nama penjual, tanggal yang dijanjikan penjual sebelum pembeli membayar, dan memberi pembeli jalur melapor kalau unitnya tidak datang. Yang tidak dijawabnya: Kasera tidak memeriksa kondisi unit dan tidak menjamin pengiriman. Kapan rekber tetap lebih tepat dibahas di perbandingan rekber dan pembayaran langsung.

Isi tanggal pengiriman dengan perkiraan sampai dari kurir, ditambah satu hari. Tanggal yang terlalu optimistis mengundang laporan “belum sampai”; tanggal yang terlalu jauh menahan dana akun baru lebih lama. Simpan nomor resi dan foto unit saat dikemas, karena kalau pembeli melapor, keduanya yang dikirim sebagai bukti.

Modal yang berputar di minggu-minggu pertama

Penjual gadget bekas biasanya membeli stok berikutnya dari hasil penjualan kemarin. Selama akun masih baru, yaitu belum lewat 14 hari sejak pembayaran pertamanya atau belum menerima pembayaran dari 25 pembeli berbeda, atau masih ada laporan pembeli yang belum selesai, dana dari penjualan di atas Rp 1.000.000 menunggu konfirmasi pembeli, atau sehari setelah tanggal pengiriman lewat tanpa laporan. Penjualan sampai Rp 1.000.000 tidak tertahan. Rencanakan modal untuk dua sampai tiga minggu pertama dengan memperhitungkan jeda itu, atau minta pembeli tatap muka mengonfirmasi di tempat.

Tukar tambah

Pada tukar tambah, yang ditagih hanya selisihnya, dalam satu tagihan. Tulis kedua unit di keterangan, misalnya “Tukar tambah: Redmi Note 12 masuk, iPhone XR keluar”, supaya catatannya menjelaskan kenapa nominalnya tidak sama dengan harga unit mana pun. Biayanya dihitung dari selisih itu: selisih Rp 900.000 lewat QRIS dikenai Rp 6.550.

Garansi toko dan pengembalian

Garansi toko tujuh atau tiga puluh hari adalah janji penjual, jadi tulis syaratnya di chat sebelum tagihan dikirim. Kalau unit dikembalikan, uang pembeli dikembalikan lewat transfer dari rekening penjual sendiri, karena pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa dibatalkan lewat Kasera, dan biaya transaksinya tidak ikut kembali. Aturannya ada di halaman refund dan komplain pembeli.

Unit yang tidak boleh dijual lewat tagihan

Kebijakan penggunaan terlarang Kasera Pay menyebut barang palsu secara tegas, jadi HP replika yang dijual sebagai asli tidak boleh ditagih. Barang hasil curian termasuk hal yang dilarang hukum Indonesia, yang juga tercantum di kebijakan itu. Untuk HP, periksa IMEI-nya sebelum membeli stok; situs Bea Cukai menyediakan menu Cek IMEI saat artikel ini ditulis. Unit dengan asal-usul yang tidak jelas adalah unit yang paling mungkin berakhir sebagai laporan pembeli.

Pertanyaan yang sering muncul

Pembeli minta lewat rekber, apakah tagihan Kasera Pay bisa menggantikannya?

Sebagian. Tagihan menunjukkan nama penjual, tanggal pengiriman yang dijanjikan, dan memberi pembeli jalur melapor, dan selama akun penjual masih baru dana penjualan di atas Rp 1.000.000 menunggu konfirmasi pembeli. Tetapi Kasera tidak menjamin pengiriman dan tidak memeriksa kondisi unit, jadi pembeli yang ingin pihak ketiga memeriksa barang tetap lebih cocok memakai rekber.

Berapa biaya menjual HP bekas Rp 1.750.000?

Rp 17.500, baik lewat QRIS maupun Virtual Account, karena pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenai 1% dari seluruh nominal sejak 26 Oktober 2026. Unit Rp 1.000.000 tepat masih memakai tarif biasa: Rp 7.250 lewat QRIS atau Rp 5.000 lewat Virtual Account.

Laptop Rp 12.000.000 bisa dibayar sekali?

Maksimum bawaan per pembayaran adalah Rp 10.000.000. Maksimum Virtual Account bisa dinaikkan per akun lewat [email protected]; tanpa itu, susunannya uang muka lalu pelunasan, dua tagihan dengan keterangan yang sama.

Apakah perlu PT untuk berjualan HP bekas dengan Kasera Pay?

Tidak. Akun perorangan diverifikasi dengan foto KTP, selfie, nomor WhatsApp, dan rekening atas nama sendiri. Sebelum verifikasi selesai, akun hanya bisa menerima total Rp 1.000.000, yang bahkan tidak cukup untuk satu unit di atas garis itu, jadi selesaikan verifikasi sebelum unit pertama dijual.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store